Ask me anything

this is good. really. enjoy.
[Flash 9 is required to listen to audio.]
411 plays

Gue masih inget rasanya 2 tahun lalu jadi anak baru di kantor, berangkat pagi buta, pulang capek nunggu bus 2 jam cuma untuk tidur dan istirahat setelah ditimpa berpuluh-puluh artikel dan bingung, nantinya bakal jadi apa ya gue 5 tahun lagi? Editor? Copywriter? Apa selamanya jadi jurnalis dengan skill pas-pasan?

Well, sampe sekarang gue belum tau bakal jadi apa 5 tahun lagi selain jadi istri yang hebat. Tapi, yang pasti, waktu gue lagi nunggu bus dgn penuh kebingungan dan kebosanan 2 tahun yang lalu itu, lirik dan nada ini pun tercipta.

Beberapa bulan kemudian, single ini jadi dengan bantuan full power dari dira & galih :D

Quite a bitter-sweet time I had back then tho’ :)

2 weeks ago
0 notes

what I crave for.

4 months ago
Notes
[Flash 9 is required to listen to audio.]
41 plays

Use Somebody Cover Version by Me.
Enjoy :D

7 months ago
Notes

Kesempatan Kedua

              

Kepulauan Seribu. 2006.

Dua kepala menengadah menatap langit biru diantara kepulauan seribu.

Orang yang saya tunggu-tunggu untuk bertemu akhirnya cuma berjarak 10 centi dari saya.
Terakhir ketemu dia baru masuk kuliah. Ganteng. Pinter. Jago main gitar. well, yang terakhir itu saya gak gitu tau sih. Tapi, at least itu yang dulu dia pertontonkan ke saya yang waktu itu baru lulus SMP.

Sekarang orang itu lebih dewasa, dengan kehangatan yang sama.
Dia menoleh. Dan mata yang saya tatap lama 4 tahun lalu sekarang menatap saya sekali lagi.

“Enak ya ngeliatin langit begini.. liat deh, awan yang itu bentuknya apa?

Saya berusaha melihat awan yang dia tunjuk, walaupun sebenarnya lebih tertarik melihat kesebelah daripada menengadah.

“Emang apa bentuknya?”
“Hmm.. yang itu sedikit kaya gajah sih”
“Oia? kok gue ngeliatnya kaya..”

saya berfikir keras. Susah konsentrasi karena keliatan dari sudut mata ternyata dia menoleh lagi.

“Kaya apa?”
“Lemper”

Ya, karena susah konsentrasi dan menghayal bentuk awan, saya terpaksa menjawab asal. Dia tertawa, lepas. Deretan gigi yang rata, dagu yang saya ingat lancip sekarang ditumbuh jenggot tipis.
Saya gak sadar ikut tersenyum dan bertanya,

“Gak kaya lemper ya?”
“Enggak lah..”

Kali ini saya memberanikan diri bertanya dan menatap dia. Agak lebih lama.

“Terus kaya apa?”
“Hmm.. awan yang itu, bentuknya kaya.. awan.”

Harusnya, kalau di film-film Hollywood, di scene ini udah waktunya kami berciuman. Tapi, karena ini dunia nyata dan kami bukan siapa-siapa,kami hanya tertawa. Dan tawa ini cukup menjadi penutup sebelum kapal kembali bergerak berangkat pulang.

7 months ago
0 notes
I am this close. To find you, Mr. Wonderful.

I am this close.

To find you, Mr. Wonderful.

11 months ago
0 notes
I would love to have this as my breakfast every morning. EVERY. MORNING. 

I would love to have this as my breakfast every morning. EVERY. MORNING. 

4 months ago
1 note

For one bad news you heard, there are thousands of love stories shared in another part of the world :)

(Source: wongsunda)

6 months ago
1 note
NAH! gue pengen punya anak yg mukanya begini nih..

NAH! gue pengen punya anak yg mukanya begini nih..

(Source: sheilartz)

7 months ago
2 notes
[Flash 9 is required to listen to audio.]
91 plays

Do you know that i know?
Do you know that i don’t.. care..
What they say about this mess
I’m in love, that’s what it was. 

9 months ago
8 notes

Ga ada yg lebih indah dari..

Punya perasaan yg sama dengan seseorang yg kamu harapkan punya perasaan yg sama kaya kamu.

Ga ada yg lebih ga enak dari…

Punya perasaan yg beda sm seseorang yg gak kamu harepin utk punya perasaan yg beda sama kamu.

Dan yg ga ada lebih pait dari..

Nyoba nge-deny semua perasaan yg ada ketika kita tau dia ga punya perasaan yg sama.

11 months ago
Notes